Showing posts with label society. Show all posts
Showing posts with label society. Show all posts

Tuesday, September 6, 2011

ADAKAH OBAT KANKER SELAIN KEMOTERAPI?


Pertanyaan ini selalu menderu dalam benak ini, "adakah obat atau cara melakukan terapi kepada penderita KANKER selain KEMOTERAPI. Mengapa bukan Kemoterapi yang jadi pilihan, ada banyak pertimbangan kenapa bukan kemo. Yang paling utama adalah karena faktor usia. Selain itu biaya yang teramat mahal bagi kita orang-orang kecil. Hal ini sengaja kami sampaikan karena kebetulan ada diantara keluarga kami yang terkena penyakit ini. Setelah melakukan pencarian melalui Google kami temukan beberapa sumber antara lain:

1. http://surping.blogspot.com/2010/10/inilah-obat-kanker-paling-ampuh-yang.html
2. http://adekabang.wordpress.com/2011/01/30/khasiat-buah-sirsak/
3. http://rianie.com/manfaat-buah-sirsak-untuk-pengobatan-239.html
4. http://www.anneahira.com/manfaat-buah-sirsak-5851.htm

Dari beberapa sumber diatas dapat kami simpulkan bahwa :
Buah Sirsak yang bernama latin Annona muricata, di kenal juga dengan nama nangka sabrang, nangka londo, Nangka buris, dan di Bali, lebih dikenali sebagai srikaya Jawa, selain lezat, buah ini juga kaya kandungan obat. Beberapa penyakit yang dipecaya dapat di obati oleh buah sirsak ini antara lain: ambeien, kandung kemih dan menceret dapat disembuhkan. Selain itu Fakta yang mencengangkan adalah jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh "pohon ajaib", yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa-masa yang akan datang. Pohon ini di brazil dinamai "Graviola", di Spanyol "Guanabana" bahasa inggrisnya "soursop". Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis-manis kecut / asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus dan berkhasiat sebagai obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya Sepuluh Ribu Kali Lipat lebih ampuh dibanding terapi kemo.

Riset membuktikan "pohon ajaib" dan buahnya ini bisa :
  1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
  2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
  3. Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
  4. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola ditest di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. 
Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
  1. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru-paru, dan Pankreas.
  2. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
  3. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan / membunuh sel-sel sehat.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh / terganggu  

Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif seperti rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan paru-paru.

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut di atas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang-orang pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan :
  • 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
  • Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
  • Setelah minum, pada beberapa orang efeknya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel-sel yang normal.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis-manis kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun



Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother's Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute.

Selain manfaat diatas ada khasiat lain diantaranya adalah: 
Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
Sakit Kandung Air Seni.
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
Bayi Mencret.
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.
Sakit Pinggang.
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.

Semoga bermanfaat dan terimakasih kepada beberapa sumber yang telah memberikan informasi tentang buah sirsak.


Monday, September 5, 2011

KUTIPAN KAHLIL GIBRAN

Kalau diperkenankan akan saya katakan"Mengungkap rasa dengan kata, dirajut indah  dengan penuh makna, terlukis nyata akan arti sebuah rasa". 



Berikut OAR sajikan beberapa kutipan dari Kahlil Gibran:


"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." (Kahlil Gibran)


"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" (Kahlil Gibran)


"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..." (Kahlil Gibran)

"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Kahlil Gibran)

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." (Kahlil Gibran)

"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang" (Kahlil Gibran)

"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Kahlil Gibran)

"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman" (Kahlil Gibran)







(semua ini hanyalah rangkaian kata, rajutan indah seorang hamba namun akan lebih  bermakna jika engkau baca ayat-ayat alqur'an yang pasti akan kebenarannya)

Saturday, September 3, 2011

MAU DIBAWA KEMANA NEGERI INI?

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

MAU DIBAWA KEMANA...???

Gonjang-ganjing bumi ini seolah tak pernah berhenti, ada saja yang terjadi. Bencana alam sebagai peringatan atau karena adzab ilahi robbi. Gunung berapi, gempa bumi, tsunami atau apa saja yang telah memporak-porandakan bumi ini. Belum kering air mata ini, prahara besar mengoyak, mencabik-cabik hati nurani. Saling sikut dan saling sikat berkedok orang-orang terhormat yang sekedar untuk kenikmatan sesaat yang pasti berujung landrat, laknat kelak di pengadilan akhirat.

Korupsi menari-menari diiringi nyanyian kolusi dengan tabuhan musik nepotisme. Mau dibawa kemana negeri ini? Mbok opo anane wae po'o gak neko-neko gak usah berslogan "wani piro" wis akeh sing sengsoro. Ora bakalan dunyomu mok gowo mati malah bakal dadekno mlebu jeruji wesi.
 
Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.
 

Tuesday, August 30, 2011

B-Go! BENGKEL GRATIS Online

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers. May be useful, this time we wrote with the title: 
 
B-Go!

OAR dikelolah untuk memberikan yang terbaik secara OPO ANANE REK kepada para readers OAR. Karena kami selaku pengelolah OAR bergerak dibidang jasa Maintenance Computer maka kami berharap juga memberi manfaat sesuai bidang yang kami geluti.

Untuk itu dalam kesempatan ini OAR menawarkan BENGKEL GRATIS ONLINE  “B-Go!” Barangkali ada yang berminat silahkan masukkan pertanyaan seputar dunia computer. OAR akan berusaha Opo Anane untuk memberikan jawaban dengan harapan bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami para readers OAR.

Dan sebelumnya OAR mohon maaf ketika nanti semua ini telah berjalan ada yang kurang berkenan atau belum bisa memberikan solusi sesuai yang diharapkan para readers, OAR sekali lagi mohon maaf.

Semoga bisa diterima dengan baik dan bermanfaat.
Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

OAR title TECHNOLOGY EDUCATION

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title: 
TECHNOLOGY EDUCATION

Dunia teknology sudah tidak asing lagi dilingkungan masyarakat kita, handphone, televisi, computer dan berbagai produk teknologi yang lain. Namun pernahkah kita mencermati sisi santun yang dapat kita ambil manfaat dari sekedar fungsinya sebagai produk teknology.

Santun teknologi artinya teknologi mengajarkan kita berperilaku santun tidak neko-neko, berperilaku jujur, lurus sesuai jalan yang semestinya kita jalani. Bagaimana sebenarnya sih, sebagai contoh teknologi computer dengan semua jenis aplikasi yang tersedia, kita tidak sekonyong-konyong menggunakan semua itu dengan suka-suka kita tapi tetap ada aturan yang harus dipahami agar berjalan dengan baik sesuai fungsinya.
Mau masuk, masuklah lewat pintu yang tersedia yakni tombol "START" ingin tahu isi yang ada didalamnya bukalah pintu "EXPLORE" kalau sudah di dalam rumah berperilakulah yang sopan jangan mengambil atau mencuri isi rumah karena akan berakibat kerusakan/eror  karena ada yang hilang karena di curi alias  "DELETE"  jadi jangan sekali-kali merusak isi yang ada di dalamnya. Kalau sekiranya ada yang menarik untuk dimiliki maka izinlah dengan cara copy paste jadi tanpa menghilangkan isi aslinya.

Tidak hanya itu, tetaplah berperilaku santun ketika berteknologi, setelah puas menjelajahi untuk mengetahui dan memanfaatkan apa yang ada didalamnya dan kita mau berhenti maka jangan serta merta kita tinggalkan begitu saja atau mencabut kabel power dari sumbernya, karena hal ini akan berakibat fatal pada computer kita bisa saja file corrupt/hilang atau yang lebih parah harddisk rusak dan sistem akhirnya tidak berjalan karena disk failure. Untuk itu tetaplah pada aturan yang ada, lewata mana ketika kita masuk maka pulanglah atau keluarlah di pintu yang sama yakni pintu "START" artinya kita masuk ucapkan salam ketika pulangpun harus ucapkan salam. Dan "SHUTDOWN/ TURN OFF" adalah salam terakhir yang kita ucapkan.

Sedikit tapi semoga bermakna dan berharap kita bisa beri'tibar dan mengambil manfaat pendidikan untuk kita dan anak-anak kita bahwa kita tidak bisa seenaknya berbuat suka-suka kalau kita ingin sesuatu itu berharga dan tetap bermanfaat untuk kita semua.

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


Saturday, August 27, 2011

OAR title KETIKA SERTIFIKASI DIGELAR

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title: 

KETIKA SERTIFIKASI DIGELAR
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Benarkah Sertifikasi mencerminkan profesionalisme dan loyalitas terhadap bidang yang digeluti? Ataukah hanya sekedar untuk menutupi kekurangan material? OK...lah Sertifikasi memang dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme dibidangnya dan bukan sekedar tujuan untuk "mendapatkan tambahan".
Bagaimana ketika sertifikasi  digelar tanpa ada embel2 Rupiah? Toh bukan Rupiah yang jadi prioritas kan? Ah kalau benar-benar profesional mungkin gak masalah tapi bagaimana yang sok profesional hehehe...

Sungguh prihatin sekali ketika profesionalisme khususnya di dunia pendidikan dimanipulasi karena sekedar tuntutan profesionalisme melalui sertifikasi. Bukan Sertifikasinya yang salah, tapi memanipulasi untuk mendapatkan sertifikasi itu yang salah. Kenapa harus memanipulasi? Apa karena ada iming-iming rupiah barangkali? Siapa sih yang gak butuh Rupiah, semua pasti gak akan nolak kalau diberi. Tapi bagaimana keluarga kita terlebih anak kita sebagai generasi penerus peradaban ini harus menerima asupan gizi pendidikan yang notabene telah tercemar aliran darah manipulasi karena palsu sana-palsu sini. Bagaimana negara ini bisa bersih dari korupsi? Kalau pencetak generasi muda negeri ini tercemar polutan-polutan yang sudah mengaliri darah setiap hari. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...

Saya sangat setuju sekali ketika profesional dan loyalitas diberdayakan. Tapi sungguh memprihatinkan ketika semua itu harus digadaikan karena kemisikinan yang merata di negeri ini. Sehingga semua seolah terlelap tak berdaya dalam mimpi yang teramat sulit untuk bangun dari tidurnya.

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

keywords: economy-society-politics-religion-culture-government
 

Thursday, August 25, 2011

CULTURE

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

BUDAYA YANG GAK WAJIB DIBUDAYAKAN
NGENYANG PIRO-WANI PIRO
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government
Istilah "NGENYANG PIRO-WANI PIRO" ini sering kita dengar khususnya dilingkungan masyarakat yang seringkali bergelut dibidang transaksi jual beli. Untuk mendapat kesepakatan yang saling menguntungkan antara penjual dan pembeli memang seringkali terjadi tawar menawar (NGENYANG PIRO), pembeli pasti akan menawar (NGENYANG) sesuatu yang diinginkan sedangkan penjual juga tidak mau kalah, dengan ramahnya dia akan bilang WANI PIRO (berani berapa atau mau berapa) sampai kedua belah pihak sepakat (DEAL). Budaya ini memang gak dibudayakanpun sudah membudaya dengan sendirinya karena memang sudah naluriah.
Namun bagaimana budaya NGENYANG PIRO-WANI  PIRO ini terjadi hanya untuk mementingkan keuntungan sepihak, atau seolah keuntungan dua pihak karena apa yang diharapkan dipenuhi tapi dengan syarat-syarat tertentu yang keluar dari jalur yang ada (agama, hukum, adat istiadat sampai  harga diri). Apa budaya ini harus dibudayakan? WANI PIRO? HEHEHEHEHE.... Mau menang Wani Piro? Mau enak Wani Piro? Mau jadi .... Wani Piro? Mau yang gimana..Wani Piro? Pokoknya mau apa saja...Wani Piro?

Bagaimana kalau Ngenyang Piro-Wani Piro  ini tidak proposional, artinya tidak seharusnya terjadi di area yang bukan wilayahnya. Kata Bang Rhoma "YANG KAYA MAKIN KAYA YANG MISKIN MAKIN MISKIN" Karena yang miskin tidak berani nawar (Ngenyang) sebab tidak ada yang dipakai untuk menawar akhirnya terima apa adanya alias opo anane, sedang yang kaya, berduit makin melimpah karena apapun bisa dibeli dan semua bisa diatur...


Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Saturday, August 20, 2011

NOT MAKING THIS UP

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:  
 
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Menerima apa yang semestinya dan tidak menuntut lebih dari yang semestinya dengan kata lain yang lebih bijak mensyukuri apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita sebagai hambaNya. Sederhana ketika diucapkan tetapi sulit untuk diamalkan. Kalau boleh mengandai-andai maka opo anane saya katakan "ANDAI KITA GAK NEKO-NEKO TENTU TIDAK ADA YANG NEKO-NEKO" artinya kalau saja semua mau menjadi dan menerima serta tidak menuntut lebih dari cukup tentu tidak ada kesenjangan yang berujung pada marginalnya kehidupan. Kita semua tahu bahwa janji Yang Maha Kuasa "Bersyukurlah maka kita akan ditambahkan ketenangan(nikmat) tapi manakala kita neko-neko, mengada-ada, gak pernah merasa syukur maka kesengsaraan yang teramat sengsara adalah ujung dari segalanya".



Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

LIFE

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:  

 
 KEHIDUPAN
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government 
Ketika hidup mulai terburu-buru, dikejar atau hanya untuk mengejar sesuatu yang semu, yang tak berujung pangkal dan terus melambung diantara khayal dan mimpi palsu diantara keinginan dan harapan, namun kosong tak bermakna hilang tak berkesan tak tampak tapak yang tertinggal diantara sesak nafas yang terengah-engah karena rasa lelah di alam fana...


Dunia penuh liku
Yang terus memburu
Otak manusia melambung bersama angan - angan semu
Mencengkram dunia dalam mimipi yang palsu
Di saat peluru - peluru berkuasa di sana
Di sini telah mulai kehidupan baru

Banyak sudah yang tak mau tahu
Karena memang sudah lama mereka tahu
Tentang apa yang mereka tahu
Tak satupun akan mengerti
Dan memang tak ada yang mau mengerti

Mungkin hanya mereka saja
Karena memang merekalah yang punya

Jangan lagi bertanya
Dan jangan lagi berpura - pura
Karena memang tak ada lagi rahasia

Tanpa apapun,
Dan dengan perantara apa,
Sesuatu yang tak ada makna
Atau yang tak pernah ada sama sekali
Kini tak perlu lagi kamu perduli
Karena memang tak ada lagi kepedulian

Yang pasti,
Tapi tidak ada satupun yang tahu pasti
Karena bukan mereka yang punya kepastian
Yang pasti,
Akan tiba saat yang bisa dimengerti
Dan tak ada lagi yang mampu sembunyi

Anas, Desember 1988

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Monday, July 25, 2011

SUMMER

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title: 

KEMARAU
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Bocah-bocah kecil berlari
Dengan celananya yang lusuh
Mereka berteriak lantang memandang langit
Lalu mengejar mendung yang disapu angin panas
Kakinya yang telanjang
Menapak satu satu di tanah bumi yang terpanggang
Keluh suaranya bergema menembus sumur sorga

Namun sang mata air hanya cucurkan air mata mereka
Manusia-manusia ditimpuk keresahan
Gundah gulana, bencana dan malapetaka

Kemarau panjang menghanguskan jiwa
Pohon pepohonan kering
Lahan-lahan pangan tandus menahan dahaga
Sementara si fulan yang kaya dan serakah
Menikam bumi dengan angkuhnya
Tanpa mau dengar do'a dan petuah
Yang dihamparkan para kyai
Di jagad raya yang tengah sekarat ini

Kemarau,
Kau sumber kemarau hati insani
Nafasmu menghisap nafas sang penghuni
Hawa panasmu membakar seluruh negeri
Jerit memilu mengiringi ayun langkah kami
Yang kian hari makin membeku

Kemarau,
Dulu kau datang
Kini kau datang
Besok dan lusapun kau tetap datang
Mungkinkah semua hanya sekedar panggilan musim
Ataukah karena tingkah pola manusia
Yang memaksamu agar tinggalkan sang peraduan

Kemarau,
Apakah kini sang musim sudah saling menghianati
Apakah kini sang musim sudah saling meracuni
Sehingga kini kau kehilangan tempat sembunyi
Dan kau berkelana tanpa kendali
Menjelajah kehidupan tanpa perduli

Kemarau
Lihatlah bocah-bocah kecil terus menanti
Berharap hujan akan datang lagi

Kemarau,
Lihatlah bocah-bocah kecil terus menanti
Melamunkan tarian di bawah air langit
Yang dulu mereka mainkan dengan riangnya
Tapi kini lihatlah bocah-bocah kecil yang terus menanti
Tarian hujan hanya tinggal sebuah mimpi


Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


keywords: economy-society-politics-religion-culture-government


Sunday, July 24, 2011

FEELINGS WHEN FEAR OF DEBTS DUE

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

  KETIKA PERASAAN DIHANTUI HUTANG
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Pernahkah saudara berhutang? Tentu kita semua punya hutang, kepada sahabat, kerabat atau siapa saja lebih-lebih hutang kepada orang yang telah membangun dan memberi dasar kepribadian pada kita, yang tak akan mampu kita bayar dengan harta maupun tahta, Siapa yang dimaksud??? Ya orang tua kita.


Ketika hutang menjadi beban yang teramat berat untuk dipikul dalam batok kepala kita, apa yang harus kita lakukan!!! Tentu bukan dengan hutang untuk menutup hutang, karena nilainya sama secara materi tetapi disisi lain apabila jalan yang terbuka memang itu maka lakukan dengan niat baik untuk meringankan sebagian beban yang kita rasa berat. Akan tetapi bila memang ada yang harus kita lakukan tanpa harus hutang dibayar dengan hutang maka segera lakukan jangan ditunda lagi. Karena dengan demikian sebenarnya kita sudah meringankan dan menyenangkan dua pihak yaitu kita dan orang yang memberi hutang kepada kita.


Adakalanya hutang membuat perasaan menjadi gundah gulana ketika kita belum mampu untuk membayarnya, maka ketika demikian jangan jadikan semua itu seolah tak bisa terbayar tetapi lakukan sesuatu yang mampu dan biasa kita lakukan dan jadikan hutang sebagai motivasi untuk lebih berkarya dan bukan menjadi hantu yang menakutkan, karena kalau yang tertanam dalam pikiran hanya kebuntuan maka sebenarnya itu yang akan kita alami karena kita telah berprasangka buruk terhadap sesuatu yang sebenarnya belum kita ketahui, padahal belum tentu sesuatu yang buruk menurut kita adalah buruk tetapi bisa saja menjadi yang terbaik untuk  kita menurut Allah SWT. Dan wajib kita ingat bahwa tuhan tidak akan memberikan sesuatu di luar batas kemampuan hambaNya.

Semoga menjadi motivasi hidup untuk lebih baik lagi....amin

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Saturday, July 23, 2011

JADILAH GEMBALA DI PADANG TANDUS

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:


JADILAH GEMBALA DI PADANG TANDUS
 keywords: economy-society-politics-religion-culture-government
Lahir sebuah kisah tentang dunia yang semakin tua, di saat keringat-keringat mengucur deras disela-sela panasnya otak yang terperas menuntut akan rugi labanya kehidupan, di saat angka waktu yang terus memburu bersama nama hari-hari yang bergantian mengisi simbol kehidupan.
Ketika pijar sang surya bergolak membakar jiwa manusia-manusia perkasa disana, memaksa lari, rebah, bangun dan terkapar di tanah, mengucurkan merah, darah manusia perkasa di bumi persada.
Remuk redam jiwa perkasa,
Mengapa manusia-manusia muda yang hanya tinggal menggoreskan pena, yang hanya membuka dan menutup lembar peristiwa, yang hanya datang dan pulang sekolah, dan yang hanya minta dan menguras kekayaan orang tua, tega memperkosa jiwanya, tega memperbudak batinnya, tega memperburuh orang tuanya dan tidak hanya tega pada yang bisa ditegakan, sekalipun membunuh mesti tega dilakukan.

Wahai manusia-manusia muda, tangan dan kakimu yang perkasa dengan kepala yang terisi penuh rekaman peristiwa dunia, mari berkarya nyata dan tidak hanya mengekor pada revolusi dunia, ingat ini bukan khutbah atau ceramah ilmiah yang banyak dikenal dan dijunjung manusia-manusia

Mari simak wahai manusia-manusia muda, dengarlah berita alam, kau dengarlah di sana ada bencana, dan apakah kau dengar mendungpun berceloteh tentang derap langkah serdadu dan jerit bayi yang histeris mencari tetek ibunya yag mati dan hilang tanpa ada kabar beritanya.

Andaikan kau bisa mendengar, langitpun menangis, mendung menangis, burung-burung menangis, pohon-pepohonan menangis, semua menangis entah apa sebab mereka menangis hanya manusia-manusia yang bisa merasa dan meraba tangisan alam yang makin memilukan.

Di sana dibalik bacaan suci orang-orang berjubah tersimpan makna yang dalam sedalam apa yang paling dalam. Orang-orang berjubah berdo'a untuk manusia-manusia muda, yang kelak diharap menjadi ksatria di hamparan gersang yang penuh dengan perang dan peristiwa pembunuhan.

Wahai manusia-manusia muda, jadilah kau gembala-gembala di padang tandus yang menghamparkan 1001 kegersangan, dan peganglah dua tali, satu di kanan dan satu lagi di kiri dengan seruling yang melantunkan syair pemikat hati, meski air dan rumput terlalu sulit untuk kau temukan, namun tangan kakimu masih perkasa untuk mengayunkan parang menembus dimensi kehidupan.

Wahai manusia-manusia muda, jadilah gembala-gembala yang sejati, jangan pula kau biarkan gembalaanmu makan dan minum di ladang orang, dan jangan pula kau hanya duduk di bawah pohon sementara yang kau gembalakan bingung kemana harus berjalan.

Gembala-gembala di hamparan gersang, gembalakan semua yang mampu kau gembalakan jangan hanya karena rasa cinta semua jadi terlantar, biar namamu diagungkan di buku dunia meski bukan itu yang kau inginkan.

Gembala-gembala di hamparan gersang, kaulah surya di siang hari dan kaulah bulan di malam hari, hidupmu bersama hidupnya alam di pelosok negeri, tidurmu adalah tidurnya para bidadari, pengabdianmu tidak terukurkan oleh alat industri canggih, bangunmu bersama seruan suci yang menggema diujung pagi.

Gembala-gembala di hamparan gersang semoga menjadi pelita di kegersangan malam dan bercerita tentang makna hidup dan kehidupan

Kini hanya tinggal manusia-manusia muda yang masih tertinggal, yang belum pasti arah hidupnya yang kadang terayu racun dunia hingga tergeletak dan tersungkur dalam bui dunia.

dengan seribu satu antara benar dan salah, manusia-manusia berdo'a membasuh hatinya yang penuh dosa, namun ada pula yang mati tanpa kebajikan dan lencana binttang kafir di sandang dalm kuburannya



Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Friday, June 24, 2011

CONGKAK

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title: 

CONGKAK
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Manakala hidup mulai terombang ambing, lepas kendali tak lagi punya arti, lepas dan semua terlepas sehingga tuan merasa paling tuan. Ya tuan aku tahu betapa baju tuan penuh simbol-simbol jabatan, badan kekar karena terlatih untuk melawan, kuat seolah tak terkalahkan. Semua hormat karena semata yang tertempel di baju dan saku tuan.
Namun aku tak habis ngerti, hanya karena itukah, tuan merasa seperti manusia terhormat, seperti manusia berderajat atau seperti manusia super hebat.

Lantang suara tuan, tak ada bedanya pedagang asongan yang berteriak mengumbar menjual barang obralan, bengis wajah tuan yang terpampang di etalase murahan, garang tingkah tuan hanya sekedar untuk menakuti bocah ingusan, busung dada tuan hanya membuat congkak tuan semakin tersungkur di bumi Tuhan, sehingga tuan jadi lupa ingatan...sehingga tuan jadi gila penghormatan...

Jika benar tuan mengenal ajaran tuhan, mengapa tuan jadi pengkhianat, menusuk hati teman kerabat, meneror misi sesama umat. Jahiliyah modern kau jadikan kiblat...kecongkakan kau lalap setiap saat tanpa sesal meski hanya sesaat.

Tuan...bukan karena dendam kesumat, atau bujukan si iblis yang bangsat dan dilaknat, tapi ketika nurani yang menggema, suci bergemuruh di saban hari, yang selalu bersenandung dengan ayat-ayat Ilahi, yang dipaksa bangkit dari sebuah mimpi abadi, kau tindas untuk lari dan pergi.

Jangan...jangan lagi kau tindas karena congkakmu...tak ada makna yang teramat tinggi dari sekedar congkak, sombong, angkuh atau angkara murka, ingat semua pasti kembali.

Betapa malu ketika kau datang dan dihadang penjaga alam yang belum kau kenal sama sekali, menanyakan apa saja yang telah kau perbuat selama hayatmu di kekuasaan Yang Maha Kuasa. Dan tuan takkan lagi mampu untuk berkelit atau menyuap...hanya kejujuran sebenarnya yang akan memberi jawaban tanpa congkak tapi penuh kerendahan hati...

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Anas, Maret 1991

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Wednesday, June 22, 2011

BALADA ANAK TIRI

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

BALADA ANAK TIRI
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Andaikan selaksa harta ada padaku, takkan riang dalam sukmaku. Andaikan sejagad raya dian menerpaku, takkan padang dalam batinku. Memang semua suka bukan untukku, memang semua kasih sayang hanya sebatas jari-jemariku. Kalau mau suka, seribu ibaan kata kuharus kuasa, sedikit ada kata yang salah, akan kurasakan tamparan badai nista memporak jiwaku.


Aku terbelenggu oleh kalimat-kalimat nyinyir, aku terpasung aturan yang memuakkan, aku...aku...aku terima semua tanpa ketulusan, aku sadar....aku tak pantas terima tulusan kasih.

Aku tak pantas duduk di kursi itu, yang tiap hari kubersihkan dengan air mataku. Aku hanya pantas hidup dikolong jembatan diantara sampah yang berserakkan, aku hanya pantas jadi gelandangan, gembel-gembel jalanan yang mondar-mandir mencari ibaan orang, untuk menyambung hidup masa depan.

Saban hari harus berkelahi dengan alam, terus berjalan, menangis dan mengharap uluran tangan. Aku butuh semua untuk aku. Kasih-Mu yang tulus, Cinta-Mu yang suci, lekatkan dalam jasad, satu dalam kalbu mengukuhkan jiwa dalam temaramnya lampu, menggugah malam di alam padang, menggelar panjang di atas cahaya suci-Mu, menembus dalam-dalam menanti terangnya bersama genderang nurani


 Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Tuesday, May 24, 2011

PIJAT SAWAN

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.May be useful, this time we wrote with the title:


"PIJAT SAWAN"
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

Sebagai orang tua pasti selalu berharap dengan hamparan doa tulus yang kita panjatkan kepada Allah SWT agar kondisi dalam keluarga terutama sang buah hati selalu dalam keadaan sehat wal'afiat jauh dari sakit dan marabahaya. Akan tetapi ketika ujian datang menghampiri dan pasti kita takkan bisa menghindarinya maka hanyalah upaya semaksimal mungkin dengan iringan do'a kepada Allah semata.


Kita berupaya ibarat sedia payung sebelum hujan, bagaimana ketika sang buah hati kita mengalami sakit tentu semua orang tua sudah punya cara sendiri untuk mengantisipasinya. Mungkin sedia obat-obatan ringan atau bahkan memiliki dokter pribadi. Namun ketika semua itu belum ada hasilnya, maka usaha non medis seperti alternatif atau "yang tahu benar akan bidangnya" adalah bukan tidak mungkin bisa dijadikan jalan keluarnya.

Maka  kami ingin berbagi kepada semua keluarga mudah-mudahan ada hikmah yang bisa diambil dari pengalaman keluarga kami ini. "Putri kami yang pertama pernah mengalami sakit demam tinggi , waktu itu usia sekitar3-4 tahunan. Kami segera membawa ke dokter umum terdekat biasanya setelah periksa sehari kemudian sudah pulih kembali, tapi hampir 3 kali periksa dan tes darah (hasilnya normal) masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Suatu waktu ada yang memberi saran untuk dibawa saja ke "orang ngerti" (pijat sawan) siapa tahu putrinya sawanen (istilah orang jawa). Tidak ada salahnya dicoba, kamipun bergegas untuk membawa putri kami ke tempat pijat sawan yang kebetulan jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal kami. Sore hari itu juga putri kami yang masih dalam kondisi sakit saya bawa ke tempat pijat sawan, Alhamdulillah segala puji syukur kami persembahkan kepadaMU ya Allah, hanya dengan dipijat yang seolah seperti digelitik-gelitiki dan tidak butuh waktu yang lama setelah selesai kami pun pulang, dan belum sampai ke rumah putri kami sudah pulih seperti sedia kala." Kami sangat bersyukur, dengan pengalaman seperti ini mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami pun menyimpulkan usaha medis tetap harus dilakukan tetapi ketika belum ada jalan terang usaha non medis pun tak ada salahnya untuk dijadikan alternatif sebagai jalan keluar dan tetap harus berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Sebenarnya sawan itu apa ya? Menurut pendapat kebanyakan orang "sawan" adalah terjadinya gangguan yang mempengaruhi psikis seseorang sehingga akan terlihat lemas, sayu, kadang panas, kadang dingin sekali bahkan nafsu makan hilang, penyebabnya macam-macam bisa karena terkejut/kaget karena sesuatu atau karena memang ada yang ganggu dari mahluk lain (seperti gangguan jin). Maka dalam mengatasi masalah yang seperti ini solusi yang tepat adalah kita datang kepada orang  yang tahu benar masalah tersebut seperti "Kyai atau orang yang diberi kelebihan menangani masalah tersebut". Kita percaya semua ini bisa terjadi kepada siapapun dan kapanpun dan kita pun harus yakin bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya dan Allah pasti akan memberi petunjukNya kepada siapa saja yang mau berusaha.

Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf bila ada yang kurang berkenan, semoga ini bisa memberi manfaat sehingga ada hikmah yang bisa kita ambil.

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.


keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

KOMENTAR MELALUI AKUN FACEBOOK

Kami sangat berharap dan berterimakasih banyak bilamana para PEMBACA berkenan memberikan kritik dan Sarannya melalui akun Facebook di bawah ini: