Showing posts with label economy. Show all posts
Showing posts with label economy. Show all posts

Monday, September 12, 2011

PENGENALAN BISNIS ONLINE ASIAN BRAIN BY AHIRA


This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers. May be useful, this time we wrote with the title: 

BISNIS ONLINE WITH AHIRA PART 3
PENGENALAN BISNIS ONLINE

Kepada para readers OAR, kami sajikan lanjutan video seputar PENGENALAN BISNIS ONLINE PART 2 dan BISNIS ONLINE PART 1 di ASIAN BRAIN bersama Ibu Anne Ahira. Kami berharap pembelajaran ini bisa memberi motivasi yang sangat baik untuk usaha di BISNIS ONLINE. Dan kepada Ibu Anne Ahira kami sangat berterimakasih sekali atas video ini yang berkaitan erat dengan seputar INTERNET MARKETING.
Berikut video tutorial pengenalan ASIAN BRAIN IMC by AHIRA :



Tidak lupa kami ucapkan terimakasih banyak buat Ibu Anne Ahira, semoga tambah berkah ketika ilmunya diamalkan untuk kebaikan semua orang. Semoga bermanfaat dan mohon kritik dan saran atas segala kekurangan.

Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

Saturday, September 3, 2011

MAU DIBAWA KEMANA NEGERI INI?

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

MAU DIBAWA KEMANA...???

Gonjang-ganjing bumi ini seolah tak pernah berhenti, ada saja yang terjadi. Bencana alam sebagai peringatan atau karena adzab ilahi robbi. Gunung berapi, gempa bumi, tsunami atau apa saja yang telah memporak-porandakan bumi ini. Belum kering air mata ini, prahara besar mengoyak, mencabik-cabik hati nurani. Saling sikut dan saling sikat berkedok orang-orang terhormat yang sekedar untuk kenikmatan sesaat yang pasti berujung landrat, laknat kelak di pengadilan akhirat.

Korupsi menari-menari diiringi nyanyian kolusi dengan tabuhan musik nepotisme. Mau dibawa kemana negeri ini? Mbok opo anane wae po'o gak neko-neko gak usah berslogan "wani piro" wis akeh sing sengsoro. Ora bakalan dunyomu mok gowo mati malah bakal dadekno mlebu jeruji wesi.
 
Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.
 

Friday, September 2, 2011

BISNIS ONLINE WITH AHIRA PART 2

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers. May be useful, this time we wrote with the title: 

BISNIS ONLINE WITH AHIRA PART 2
MEMULAI BISNIS ONLINE

Sengaja ingin berbagi dengan para readers OAR, untuk itu kami sajikan lanjutan video seputar LANGKAH MEMULAI BISNIS ONLINE bersama Ibu Anne Ahira. Kami berharap pembelajaran ini bisa memberi motivasi yang sangat baik untuk usaha di BISNIS ONLINE. Dan kepada Ibu Anne Ahira kami sangat berterimakasih sekali atas video pembelajaran seputar INTERNET MARKETING.

Berikut ini bisa kita saksikan video dari ASIAN BRAIN:

Tidak lupa kami ucapkan terimakasih banyak buat Ibu Anne Ahira, semoga tambah berkah ketika ilmunya diamalkan untuk kebaikan semua orang.


Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.

Thursday, August 25, 2011

CULTURE

This article was written by Anas M.H. and presented on the blog "OPO ANANE REK". We make every effort to work better and we certainly hope to be accepted by readers. Our article themed around anything that inspires us both thinking about; economic, social, political, religion, technology, society, or simply for the brain teasers.
May be useful, this time we wrote with the title:

BUDAYA YANG GAK WAJIB DIBUDAYAKAN
NGENYANG PIRO-WANI PIRO
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government
Istilah "NGENYANG PIRO-WANI PIRO" ini sering kita dengar khususnya dilingkungan masyarakat yang seringkali bergelut dibidang transaksi jual beli. Untuk mendapat kesepakatan yang saling menguntungkan antara penjual dan pembeli memang seringkali terjadi tawar menawar (NGENYANG PIRO), pembeli pasti akan menawar (NGENYANG) sesuatu yang diinginkan sedangkan penjual juga tidak mau kalah, dengan ramahnya dia akan bilang WANI PIRO (berani berapa atau mau berapa) sampai kedua belah pihak sepakat (DEAL). Budaya ini memang gak dibudayakanpun sudah membudaya dengan sendirinya karena memang sudah naluriah.
Namun bagaimana budaya NGENYANG PIRO-WANI  PIRO ini terjadi hanya untuk mementingkan keuntungan sepihak, atau seolah keuntungan dua pihak karena apa yang diharapkan dipenuhi tapi dengan syarat-syarat tertentu yang keluar dari jalur yang ada (agama, hukum, adat istiadat sampai  harga diri). Apa budaya ini harus dibudayakan? WANI PIRO? HEHEHEHEHE.... Mau menang Wani Piro? Mau enak Wani Piro? Mau jadi .... Wani Piro? Mau yang gimana..Wani Piro? Pokoknya mau apa saja...Wani Piro?

Bagaimana kalau Ngenyang Piro-Wani Piro  ini tidak proposional, artinya tidak seharusnya terjadi di area yang bukan wilayahnya. Kata Bang Rhoma "YANG KAYA MAKIN KAYA YANG MISKIN MAKIN MISKIN" Karena yang miskin tidak berani nawar (Ngenyang) sebab tidak ada yang dipakai untuk menawar akhirnya terima apa adanya alias opo anane, sedang yang kaya, berduit makin melimpah karena apapun bisa dibeli dan semua bisa diatur...


Thank you for your attention and visits, we hope the suggestions and criticisms the reader if it pleased.
keywords: economy-society-politics-religion-culture-government

KOMENTAR MELALUI AKUN FACEBOOK

Kami sangat berharap dan berterimakasih banyak bilamana para PEMBACA berkenan memberikan kritik dan Sarannya melalui akun Facebook di bawah ini: